Minggu, 19 Mei 2019

WAHAI RASULULLAH, MENGAPA ENGKAU MENANGIS ?


_______________________________________________________
Pada suatu hari Rasulullah saw ditemui oleh malaikat Jibril. Rasul bertanya “Ada apa wahai Jibril?”.

Jibril menjawab, “Wahai Muhammad, sesungguhnya hari ini Allah swt sedang mengobarkan nyala api Neraka dan seluruh malaikat amat ketakutan, mereka tidak tahu harus bagaimana,

Untung aku ingat bahwa engkau adalah sumber cinta dan sayang Allah swt kepala alam semesta. Dengan alasan itu aku kesini, bertabaruk dengan cinta Allah kepada dirimu".

Rasulullah saw terdiam beberapa saat. Kemudian bertanya lagi, “Wahai Jibril, ceritakan padaku bagaimanakah neraka itu sesungguhnya”.

Jibril menjawab “Wahai Muhammad, Neraka itu bagaikan lubang-lubang yang terdiri dari 7 tingkat. Jarak antara satu lubang dengan yang lain ialah perjalanan 70 tahun. Lubang yang palingbawah adalah yang paling panas".

Nabi saw meneruskan pertanyaannya, "Lalu siapakah penghuni lubang-lubang neraka itu wahai Jibril?”.

Jibril menjawab, “Lubang yang paling bawah diciptakan untuk orang orang munafik, lubang berikutnya untuk penyembah berhala, lalu untuk penyembah bintang dan matahari".

Jibril terus menerangkan penghuni tingkatan neraka hingga lubang yang ke 5 tempatnya umat Yahudi dan yang ke 6 dihuni oleh umat Nasrani.Setelah menjelaskan penghuni 6 tingkatan Neraka,Jibril diam cukup lama.

Rasulullah saw penasaran dan bertanya kembali, “Wahai Jibril, siapakah penghuni neraka yang ke 7?”. Jibril diam saja tidak menjawab.

Rasulullah saw mengulangi pertanyaannya, tapi Jibril tetap diam.
Rasulullah saw tambah penasaran dan mendesak jibril agar dijawab pernyaannya.

Akhirnya Jibril pun berkata, “Umatmu wahai Muhammad, mereka itu para pelaku dosa besar di kalangan umatmu yang dimana sampai mereka mati belum sempat bertaubat".

Mendengar jawaban Jibril, Rasulullah saw langsung jatuh pingsan. Jibril merangkulnya dan meletakkan tubuh baginda di atas pangkuannya.

Tak berapa lama Rasulullah saw sadar dan langsung menangis bersimbah air mata, dengan terisak-isak Rasulullah saw mempertegas pertanyaannya, “Wahai Jibril, apakah benar ada diantara umatku yg masuk neraka?”.

Jibril mejawab“Benar wahai Muhammad, pelaku dosa besar di antara umatmu yang belum bertaubat".

Setelah itu Rasulullah saw langsung menghadap kiblat dan sujud kepada Allah saw dalam isak tangisnya.

Sesekali dengan suara pelan beliau membisikkan kata-kata "Ummati ya Rabb, ummati, ummati, ummati.

Beliau saw tidak mengangkat kepalanya dalam keadaan seperti itu selamat 3 hari 3 malam kecuali setiap Bilal bin Rabah mengumandangkan adzan, barulah beliau bangkit untuk menjadi imam dan setelah itu kembali sujud lagi.

Pada hari ke 3, Abu Bakar ra menyadari hal ini, beliau mengetuk pintu Rasulullah saw dan mengucapkan salam 3 kali, namun tidak ada jawaban.

Abu Bakar ra sedih dan berseru di depanpintu Nabi saw, “ Apakah ada jalan untuk masuk kerumah Rasulullah”. Tetap tidak ada jawaban.

Lalu beliau menangis dan melangkah pulang
Di jalan beliau bertemu sahabat Umar ra, “Mengapa engkau menangis wahai Abu Bakar?”.

Abu Bakar ra menceritakan keadaan Rasulullah saw. Maka Umar ra pun melangkah menuju rumah Nabi saw dan terjadilah hal yang sama. Umar pun pulang dan menangis.

Di jalan beliau bertemu Salman Al Farisi ra. Dengan terisak-isak Umar ra bercerita kepada Salman ra hingga membuat dia amat sedih, namun dia tidak berani mengulangi hal yang sama.

Salman melangkah menuju rumah Fatimah ra dan menceritakan hal itu.

Setengah berlari Fatimah ra menuju rumah Ayahnya saw dan mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.

Mendengar suara lembut putri tercinta, sejuklah dada Nabi saw. Rasullah saw bangkit dari sujud dan membuka pintu.

Alangkah terkejutnya Fatimah ra melihat beliau yang amat kurus dan pucat.

Fatimah memeluk beliau saw lalu menangis. “Wahai ayahanda, apa yang terjadi? mengapa engkau amat sedih seperti ini?”.

Rasulullah saw kembali menangis dan berkata dengan suara lirih, “Wahai Fatimah, belahan jiwaku, bagaimana mungkin aku tidak sedih sedangkan Jibril mengatakan akan ada kelak umatku yang akan ada kelak umatku yang akan masuk neraka"
_________________________________
Wahai sobat. . . .
Cinta Nabi Muhammad SAW begitu besar kepada kita
Apakah cinta beliau akan terbalaskan...
Atau hanya akan menjadi cinta bertepuk sebelah tangan ?

اللهم صل على سيدنامحمدن الفاتح لما أغلق والخاتم لماسبق ناصرالحق بالحق والهادى إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Sabtu, 18 Mei 2019

Tobat Yaa Allah



 Mandi Tobat  dan Sholat Tobat di bulan Ramadhan. KH.Shohibul Wafa Tajul Arifin RA atau Abah Anom guru kami yang kami cinta, kasih, dan sayang semata-mata karena Allahu ta’ala mendidik ikhwan santrinya disini dengan tobat. Karena tobat merupakan syarat meraih maqamat.
Ikhwan kembali (Inabah) kepada Allahu ta’ala dengan bertobat menyesali perbuatan khilaf diri kepada Allahu ta’ala, Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah. Dibina beliau melalui bangun tengah malam untuk mandi tobat dan mengisi kebiasaan seperempat malam dengan munajah kepada Allahu ta’ala. Selain itu pula, mentalqin ikhwan disini dengan dzikir zahar dan khafinya melalui struktur diri mulai dari qalbi, sir, hingga ke tingkat Syagaf. “Allah….Allah….Allah….Tobat Yaa Allah…..Tobat Yaa Allah, “
Yaa Allah semoga engkau tinggikan dan dekatkan beliau dengan Nabi Muhammad.SAW yang kami cinta kasih dan sayang semata-mata karena Allah. Tiada yang lebih kami cinta kasih dan sayang selain Allah dan Raslullah.SAW.
Yaa Allah bentangilah maghfirah ampunanmu kepada diri kami yang tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allah. Sesungguhnya  sholatku, hidupku, dan matiku kami niatkan dari Allah untuk Allah demi meraih Ridho Allah. Illahi Anta Maksudi Wa Ridhoka Matlubi Atini Mahabahtaka Wa Marifataka.
Yaa Allah jadikanlah diri kami tempat persinggahanMu selalu, bahwa kebaikan yang ada di diri kami berasal dari Allah melalui cahaya kebaikan pada teladan kita Rasulullah.SAW. Yaa Allah semoga engkau beri taufik, hidayah, dan inayahMu pada diri kami dalam melaksanakan kewajibanMu selama bulan Ramadhan ini dan dapat melaksanakan hak Mu pada diri kami bahwa tiada tuhan selain Allah dan nabi Muhammad utusan Allah.
Yaa Allah karuniakanlah kami Ilmu yang berguna lagi bermanfaat di dunia dan akhirat, karena sesungguhnya engkaulah yang maha Alim dan Bijaksana. Yaa Allah karuniakanlah kami rezeki yang luas lagi halal dan bimbinglah kami menggunakannya di jalanMu dengan niat semata karena Allah Yaa Allah Yaa Wakilullah.

Kamis, 09 Mei 2019

Anak-anak Meriahkan Ramadhan Dengan Bergarakan Sahur



Keterangan foto: Anak-anak belasan tahun menjalankan tradisi keliling kampung bangunkan sahur warga.
Sumber foto: NASRULLAH

RANTAU,- Salah satu tradisi di bulan Ramadhan seperti yang dilakukan anak-anak belasan tahun keliling kampung untuk membangunkan sahur warga kota Rantau Kabupaten Tapin masih berjalan.Kamis (9/5)

Sekelompok anak-anak berjalan mulai pukul 02:30 wita bermodal ember sebagai gendang dan peralatan lainnya berkeliling sambil berteriak,”Sahur... sahur...sahur... Ibu-ibu, Bapak-bapak Sahur..sahur…”.

Diantara mereka tak hanya berteriak sahur saja, terkadang diselingi kumandang Shalawat Nabi Muhammad.Saw untuk membangunkan warga di jalan pahlawan desa Mandarahan Kecamatan Tapin Utara untuk mengajak warga menunaikan ibadah puasa ramadhan.Demikian pula di Desa Perintis Raya.

“Arak-arakan anak-anak belasan tahun ini tentunya menyemarakan suasana bulan Ramadhan, ditengah mereka kebetulan sedang masa liburan sekolah selama satu bulan di bulan Ramadhan.Sehingga mereka berkumpul bersama-sama di langgar musholah untuk selanjutnya pukul 02:30 wita mereka bergerak keliling membangunkan sahur warga,”kata Jumiati.

Ini sudah menjadi tradisi daerah kita selama di bulan Ramadhan, orang daerah sini menyebutnya dengan bergarakan sahur yang artinya membangunkan sahur. “Kalau dulu mereka membangunkan sahur dengan dawuh atau bedug beserta gerobaknya dan era sekarang mereka gunakan ember sebagai peralatan gendangnya.Dan semua ini tentunya membuat meriah suasana di bulan Ramadhan hingga masyarakat terbantu untuk menunaikan ibadah puasa esok hari,”pungkasnya.

Reporter NASRULLAH



Selasa, 07 Mei 2019

Marhaban Ya a Ramadhan

Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah menemukan kami dengan bulan mulia yang didalamnya memiliki banyak keutamaan. Bulan Ramadhan adalah bulan umat Rasulullah yang mewajibkan seluruh umat muslim untuk berpuasa (menahan haus dan lapar) dan malam harinya beribadah memohon maghfirah Allahu ta’ala.

Yaa Allah shalawat dan salam semoga selalu tercurah atas Baginda Rasulullah.Saw yang kami cinta kasih dan sayang semata-mata karena Allah.
Yaa Allah bentangilah maghfirah ampunanMu pada diri kami dan terimalah tobat kami. Yaa Allah bentangilah curahan asuhan cinta kasih dan sayangMu selalu pada diri kami, lindungilah diri kami dari kebencian hingga kemurkaanMu. Yaa Allah anugerahilah kami Taufik hidayah dan InayahMu pada diri kami di bulan Ramadhan ini untuk dapat melaksanakan kewajibanMu menunaikan ibadah puasa sebulan penuh, serta ingat PadaMu dan melaksanakan HakMu pada diri kami Bahwa Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah. Tolonglah kami yang tiada daya dan upaya ini melainkan hanya dengan pertolongan Mu. Illahi Anta Maksudi Wa Ridhoka Matlubi Attini Mahabahtaka wa Marifataka.

Rabu, 10 April 2019

Keutamaan Bulan Syahban Dengan MaghfirahNya

Oleh Nasrullah.
                Bulan Syaban merupakan bulan yang di Istimewakan Allah.SWT, sebagaimana Nabi Muhammad.SAW menyampaikan bulan-bulan mulia yang didalamnya terdapat kelebihan dan keutamaan. “Bulan Rajab Bulan Allah, Bulan Syaban Bulan Ku, dan Bulan Ramadhan bulan Umatku. Kemulian Rajab dengan Isra Mir’aj Rasulullah.SAW, kemulian Syaban dengan satu malamNya yang penuh Rahmat dan Ampunan Allah, dan kemulian Ramadhan dengan Lailatul Qadarnya pada 10 Malam terakhir bulan Ramadhan pada hitungan ganjil”.
                Di dalam bulan Syaban terdapat keutamaan dalam satu malamnya yakni Malam Nisfu Sya’ban. Banyak keutamaan pada malam tersebut diantaranya terbukanya pintu-pintu langit dan Allah membentangkan Rahmat serta MaghfirahNya yang luas bagi orang-orang yang melakukan ibadah pada malam itu dan memohon ampunanNya. Karena pada malam itu, Allah memerintahkan kepada MalaikatNya untuk mengangkat buku amal perbuatan seseorang selama setahun.
                Karena itulah setiap umat muslim diminta untuk tafakur sejenak guna instropeksi diri akan perbuatannya selama setahun pada malam itu.
Pasal Keutamaan Puasa Muharram dan Sya’ban
Aisyah R.A berkata : Tidak pernah Rasulullah.SAW, berpuasa dalam suatu bulan yang lebih banyak dari puasanya dalam bulan Sya’ban adakalanya sebulan penuh. Dan adakalanya hampir penuh hanya sedikit yang tidak puasa. (Buchary, Muslim)
                Banyak Ibadah yang dilakukan umat muslim pada malam mulia itu diantaranya dengan bangun seperempat malam untuk melaksanakan sholat seraya berdoa kepada Allahu ta’ala, memperbanyak dzikir dengan membaca istighfar dan shalawat, dilanjutkan keesokan harinya berpuasa sunah.
                Dari Abdullah bin Amr bin Ash R.A mengatakan : Telah bersabda Rasulullah.SAW padaku : Hai Abdullah, janganlah engkau seperti si Fulan (si dia) yang bangun tidur malam hari tetapi meninggalkan shalat (ibadat) pada malam hari. (Buchary, Muslim)
                Dari keterangan hadist diatas dapat disimpulkan bahwa banyak sekali diantara umat muslim yang tidak bisa tidur pada malam hari dengan banyak sebab, apa  karena dirinya bekerja rutin di malam hari untuk melaksanakan tugasnya atau bawaan penyakit hingga dirinya tak dapat tidur pada malam hari. Jika demikian alangkah baiknya digunakan waktu seperempat malam itu untuk beribadah kepada Allah dengan melaksanakan sholat malam  atau berdzikir kepada Allah disertai membaca shalawat terhadap rasulullah.
                Apalagi keutamaan shalawat terhadap Nabi Muhammad.SAW banyak sekali, sebagai bentuk wasilah untuk bertaqarub mendekatkan diri kepada Allah. Disamping dzikir yang di lafazhkan.
                Barang siapa yang membaca shalawat padaku sebanyak satu kali maka Allah akan memberikan kebaikan pada orang itu sebanyak 10 kali, akan dihapus orang itu dari kesalahan dosa dan akan ditinggikan derajatnya 10 kali (Buchary-Muslim)
                Sebagaimana teladan kita Nabi Muhammad.SAW yang kita cinta kasih dan sayang semata-mata karena Allah semasa hidupnya selalu ingat kepada Allah pada setiap waktunya. Sebagaimana dikatakan istri beliau dalam keterangan riwayat hadist di bawah ini.
                Dari Aisyah R.A mengatakan: Adalah Rasulullah.SAW. Mengingat Allah pada segala waktunya. (Muslim)
                Apalagi di daerah ini tingkat keyakinan keagamaannya sangat tinggi karena mereka cinta Allah dan Rasulullah.SAW, dari mulai kalangan Arifin Billah dan Alim Ulama yang selalu istiqomah dengan ikhlash memberikan ilmu melalui tausyiah dalam majelis il’m nya kepada para pejabat, guru, pedagang, petani, dan masyarakat lainnya. Berkat perjuangan para ulama ini terciptalah budaya religius Islami yang kental di tengah-tengah masyarakat. Contohnya seperti acara haulan, isra mir’aj, tahlilan, tausyiah majelis il’m,  selamatan dan syukuran, hingga di bulan Ramadhan yang selalu meriah yaitu buka puasa bersama. Dalam acara tersebut mereka yang cinta kasih dan sayang terhadap Nabi Muhammad.SAW selalu mendahuluinya dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang (Bismillahirahmanirahim) dan mengakhirinya dengan pujian kepada Allah (Alhamdulillah). Setelah melantunkan ayat suci al-qur’an, dizikir disertai shalawat, hingga berdoa secara berjamaah.
                Jalinan Ukhuwah Islamiyah rekat di tengah-tengah masyarakat banyak dalam keseharian untuk saling bersilahturahmi ke sesama umat muslim dalam setiap acara. Tak hanya berkumpul di Masjid dan Musholah tempat mereka berkumpul, melainkan ada pula di sebuah rumah seseorang yang sengaja menggelar acara selamatan untuk keluarganya. Dalam setiap acara terhampar luas rezeki dari Allah berupa makanan dan minuman yang banyak seperti kue dan nasi bungkus yang khas citra kuliner daerahnya disertai teh hangat manis sebagai pelepas dahaga setelah menghentakan intonasi suara bersama jamaah dalam kumandangkan ayat suci al-qur’an,  dzikir, shalawat hingga berdoa.
                Nasi Bungkus dan Kue asli daerah ini dibuat oleh warga asli daerah dan semuanya didapati dari ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai pedagang kue dan nasi bungkus yang menjajakan dagangannya setiap pagi hari, atau dari profesi lainnya. Menariknya ada diantara mereka dalam mengola bahan-bahan kebutuhannya untuk bedagang esok hari itu dilakukan pada malam harinya dengan istilah mereka mengawah di dapur rumahnya. Kendati ada juga yang dilakukannya pada siang hari dan semuanya itu tergantung pada waktu kapan dilaksanakannya acara.
                Dalam mengolah bahan makanan tadi ada diantara mereka yang secara istiqomah menyempatkan waktu mengisi seperempat malamnya dirumah untuk Ibadah kepada Allahu ta’ala sekaligus berdoa kepada Allah dengan harapan dapat dikabulkan doanya sehingga nasi olahannya menjadi berkah. Karena itulah sebuah rumah yang dihuni oleh orang-orang yang bertaqwa kepada Allah dan orang-orang yang musyrik itu berbeda.
                Perumpamaan sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat berdzikir kepada Allah.swt dari pada rumah yang tidak dijadikan sebagai tempat berdzikir kepada Allah didalamnya seperti antara tempat hidup dengan tempat mati. (Buchary-Muslim)
Sumber Hadist Buchary Muslim.  

Sabtu, 16 Maret 2019

ISRA MI'RAJ NABI MUHAMMAD.SAW Dan Haulan Abah Guru Sekumpul





Bulan Rajab ini banyak Rahasia Allah bersifat Sir'un, karena bulan Rajab adalah bulannya Allah. Pada bulan ini pula Rasulullah.Saw diuji Allahu ta’ala berupa kematian seorang yang sangat dekat dengan Beliau hingga Beliau sempat sakit demam. Pertama kematian Istri beliau Siti Khadijah Ra wanita kaya raya lagi dermawan dan sebulan kemudian paman beliau Abu Thalib yang mendukung syi'ar Agama Islam yang dibawa Rasulullah.Saw.

Dibulan Rajab ini banyak keutamaan didalamnya, karena bulan ini termasuk bulan-bulan yang dimuliakan Allah. Setiap umat Rasulullah.Saw yang bertobat di bulan ini bakal diampuni Allah dan mendapatkan Maghfirah Allah. Karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penerima Tobat.

Di bulan Rajab ini pula ada peristiwa besar Rasulullah.Saw melakukan Isra Mi'raj. Nabi Muhammad.SAW didampingi Malaikat Jibril AS bertemu langsung dengan Allah.Swt hingga Rasulullah menerima perintah sholat lima waktu bagi seluruh umatnya. “Untuk itu peliharalah sholat lima waktu dalam sehari semalam dan jangan belang kambingan hari ini sholat besok tidak.Hendaknya laksanakan lah sholat secara Istiqamah terus menerus dikerjakan, karena banyak sekali keutamaan sholat didalamnya,”katanya.

Jadikan lah sholat sebagai penolong mu. Karena sholat merupakan bentuk syukur kita kepada Allahu ta'ala.

Pada hakekatnya, tugas utama manusia dikehidupan Dunia ini  adalah mengabdi pada Allah SWT mulai dari hidup hingga mati kita hanya untuk Allah yang kita cinta dan Rasulullah.Saw yang kita cinta kasih sayang karena Allah ta'ala.

Allah ber-Firman melalui Imam kita al-quran yang kami cinta kasih sayang karena Allah dalam Surah Al An’aam ayat 162, Allah ber-Firman:

“Sesungguhnya Shalatku, Ibadahku, Hidupku, hanya untuk Allah semata”.
Pada kesempatan itu, KH Muhammad Ridwan Basery atau Guru Kapuh yang kami cinta kasih sayang karena Allah, mengajak jamaahnya untuk mencintai Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan para wali-wali Allah. Hingga tiada yang lebih kita cinta selain Allah dan Rasulullah.

“Kedua acara ini sungguh luar biasa, pertama di Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw ini untuk menambah cinta kita kepada Rasulullah karena Allah dan juga menambah kecintaan kita kepada wali-wali Allah. Guru Sekumpul merupakan salah satu dari wali Allah yang kita cinta kasih sayang karena Allah. Dengan modal cinta karena Allah inilah Insya Allah kita diselamatkan Allah berkat syafaat dari Rasulullah dan wali-wali Allah,“ kata Guru Kapuh diamini jamaah.

Yaa Allah bentangilah curahan asuhan cinta kasih dan sayang Mu selalu terhadap diri kami. Jadikanlah diri kami sasaran cemburu mu berupa Rahmat yang luas dan tempat persinggahan mu selalu Yaa Allah yang Maha Bijaksana Alimulghaibi wasyahadati.Yaa Allah bentangilah maghfirah Mu di bulan Rajab ini, terima lah Tobat kami. Alhamdulillah terima kasih ya Allah atas khauf hamba terhadapMu hingga jadi sasaran Rahmat melalui cucuran air mata. Yaa Allah berilah hamba disisa hidup ini hidayah dan Inayah mu dan naungilah kami selalu hingga dapat hidup dalam seperempat malam lagi bersamaMu dan Rasulullah yang kami cinta, kasih, sayang karena Allah.


Selasa, 12 Maret 2019

Bulan Rajab Takut Kepada Allah

Pasal KEUTAMAAN Menangis Karena Takut Kepada Allah dan Rindu Kepada Allah. Oleh Nasrullah Firman Allah Al-Qur’an: Dan sujudlah mereka sambil menangis, dan bertambah khusyu. (Isra 109) Firman Allah Al-Qur’an: Apakah karena keterangan ini kamu heran, lalu tertawa dan tidak menangis ? (An Naz’m 59-60) Abu Hurairah R.A berkata: Bersabda Rasulullah SAW: Tidak akan masuk ke dalam neraka seorang yang pernah menangis karena takut kepada Allah, hingga dapat kembali air susu ke dalam tetek. Dan tidak akan berkumpul debu dalam jihad fisabilillah dengan asap neraka jahanam. (Artamidzy) Ibn Mas’ud RA berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadaku: Bacakan kepadaku Al-Qur’an. Saya berkata: Ya Rasulullah, bagaimana saya akan membacakan kepadamu, padahal kepadamulah Qur’an telah diturunkan. Bersabda Nabi:Aku suka mendengar dari lain orang. Maka saya baca surat Annisa hingga ayat: Fakaifa Idza Ji’na Min Kulli Ummatin Bisyahidin, wa ji’na bika ala haa’ulla’i syahida. (Bagaimanakah bila Kami telah mendatangkan kau sebagai saksi atas semua mereka itu). Bersabda Nabi:Cukuplah, Ibnu Mas’ud berkata:Maka saya menoleh kepadanya, tiba-tiba kedua mata Nabi berlinang-linang air mata. (Buchary, Muslim) Allahumma Sholialla Sayidina Muhammadin Wa Alaihi Wasalim, Yaa Allah Yaa Hayuu Yaa Qayum Birahmatika Astagitsu. Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam) Terima Kasih Yaa Allah atas bentangan curahan asuhan kasih sayangMu berupa rahmat kepada kami di sini malam tadi dalam bentuk cucuran air mata yang menangis takut dan rindu kepada Allah seraya berzikir, bershalawat, sujud, dan sholat tahajud malam tadi. Yaa Allah satukanlah khauf kami terhadapMu dengan bentangan curahan rahmat kasih sayangMu selalu. Yaa Allah Engkaulah Maksud Kami dan RidhoMulah tujuan hidup kami. Shalawat dan Salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad.SAW beserta seluruh keluarga para sahabat beliau yang kami Cinta Kasih Sayang semata-mata karena Allah dan pengikut beliau hingga akhir zaman nanti. Ampunilah kami dan bentangilah MaghfirahMu kepada kami yang berdosa dan jahil ini. Yaa Allah, ampunillah kesalahan orang tua (ibu Bapak Kami). Yaa Allah berilah kami yang rindu terhadapMu berupa Taufik Hidayah dan InayahMu untuk terus selalu melaksanakan hakMu atas diriku secara ikhlash semata-mata karena Allah. Sesungguhnya tiada daya dan upaya diri kami untuk melaksanakan hak Allah melainkan atas pertolongan Allah.SWT.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls